Formulir Registrasi Peserta Program Pelatihan SMEs Industrial Cyber Awareness
Formulir ini ditujukan bagi para pelaku UMKM yang berminat untuk mendaftar pada kegiatan Program Pelatihan SMEs Industrial Cyber Awareness
Pertanyaan Umum
Nomor Induk Berusaha (NIB)
Nama PT/CV/Brand Produk
Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Laki-laki
Perempuan
Pendidikan Terakhir
SD
SMP
SMA/SMK
S1
S2
S3
Alamat Email
No. HP
Pertanyaan Umum
Pertanyaan ini ditujukan untuk membantu Anda mendapatkan materi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil keamanan siber usaha masing-masing.
1. Apakah PT/CV/produk Anda memiliki website?
a. Ya
b. Tidak
2. Jika Ya, tuliskan alamat websitenya
3. Platform apa saja yang Anda gunakan untuk menjalankan usaha (boleh memilih lebih dari satu)?
a. Situs web e-commerce milik sendiri
b. e-commerce swasta(Tokopedia/Shopee/Lazada, dll.)
c. Media sosial (Facebook, Instagram, X atau Twitter)
d. Surel (Gmail, Microsoft [Live.com], Yahoo)
e. Aplikasi obrolan atau chat (WhatsApp, Telegram, Line)
4. Apakah Anda menggunakan aplikasi khusus untuk menjalankan bisnis? (contoh: aplikasi pembukuan, aplikasi stok barang, dsb.)
a. Ya
b. Tidak
5. Jika Ya, sebutkan nama aplikasinya
6. Apakah Anda memproses atau menyimpan data sensitif pelanggan (misalnya data pribadi atau keuangan) dalam format digital?
a. Ya
b. Tidak
7. Jika YA, apa media yang Anda gunakan untuk mengelola data tersebut (boleh memilih lebih dari satu)?
a. Situs web atau media sosial;
b. Email atau aplikasi chat/messenger (misalnya WhatsApp);
c. Spreadsheet atau database (misalnya Microsoft Excel atau Access);
d. Aplikasi bisnis pihak ke-tiga atau layanan cloud (misalnya Google Drive atau Dropbox);
8. Jika Ya, sebutkan nama aplikasi untuk menyimpan data tersebut
9. Menurut Anda, di level manakah tingkat pemahaman keamanan siber Anda (khususnya terkait bisnis)?
a. Terbatas
b. Dasar
c. Menengah
d. Lanjutan
e. Ahli
10. Berdasarkan pemahaman Anda mengenai keamanan siber, apa ancaman terbesar yang dihadapi (mohon memilih satu jawaban)?
a. Pencurian atau pelanggaran data; termasuk pencurian kekayaan intelektual atau informasi pelanggan
b. Penipuan dan/atau pemalsuan data yang merugikan
c. Kesadaran karyawan akan keamanan siber (atau praktik bersih siber/cyber hygiene)
d. Menjaga hal-hal terkait teknologi usaha agar tetap aman (jaringan, perangkat lunak, gawai atau gadget)
e. Lainnya: misalnya virus, isu keamanan siber pihak ketiga (seperti penyedia layanan keuangan)